AKPERSI News|Bangko balam
Beredar di media online berita penertiban premanisme oleh tim raga Reskrim Polres Rohil terkait pungli yang di lakukan pihak warga dusun Mulya makmur, Kep. Bangko sempurna Kac. Bangko Pusako Rokan hilir Riau,menuding pihak APH polres Rokan hilir di duga tebang pilih.

Sabtu 24 mei 2025.saat awak melintas di dusun cinta damai kepenghuluan Bangko balam kecamatan Bangko Pusako,terpantau oleh awak media adanya pengutipan dengan portal/palang yang di lakukan warga dusun cinta damai yang masih satu arah atau bersebelahan dengan dusun Mulya makmur.
aneh nya,saat terjadi penertiban premanisme yang di lakukan oleh tim Raga  Reskrim Polres Rohil saat itu 19-mei-2025 jam 21:00 Wib,
di dusun Mulya makmur terkait pungli, sementara kegiatan pungli di dusun cinta damai,Kep Bangko balam di duga terabaikan, seperti tak tersentuh hukum, di sinyalir terjadi tebang pilih.
Saat awak kompirmasi seorang penjaga palang berinisial A, menerangkan, kalau saya baru dua tahun ini pak kerja jaga palang ini, dengan gaji sebesar empat juta rupiah bagi dua dengan kawan yang sama jaga palang ini juga pak, nama nya indra, dua juta perorang setiap bulan nya, dan pengutipan ini atas swadaya masyarakat berdasarkan kesepakatan masyarakat, yang pernah di rapatkan di kantor desa, terkait perdes(peraturan desa)saya tidak tau pak, jawab nya, silakan bapak konfirmasi langsung aja sama pengurus nya, bapak Yesi Purba, sebagai ketua LPM, dan bapak pasu Tamba, sebagai sekretaris merangkap, bendaharanya, terangnya.

Melalui nomor W., saudara pasu Tamba, kita coba konfirmasi terkait ada nya kutipan dengan portal/palang yang di lakukan selama lebih kurang 4 tahun di dusun cinta damai, beliau menjelaskan dengan chat nya.
Kalau tentang palang itu hasil rapat dan kesepakatan masyarakat Bangko balam, hari Senin jam 09:00 Wib, kami akan mengadakan rapat palang bersama masyarakat, tokohmasyarakat,aparat desa, Babinsa, Babinkantibmas, serta toke/agen buah, datang lah kamu hari Senin 26-mei-2025 di kantor desa, pintanya, kalau masalah legal dan ilegalnya, kami masyarakat awam tidak tau itu bang, hanya saja kami masyarakat sebangko balam sangat ingin infrastruktur di desa kami usahakan sebagus mungkin, kalau kita mengharap anggaran pemerintah untuk pembangunan jalan kita ini, tidak mungkin cepat di bangun, maka ada inisiatif masyarakat mendirikan palang ini, terimakasih, tulisnya di chat.

Di himbau kepada pihak APH khususnya tim raga reskrim polres Rokan hilir, untuk segera bertindak demi kepercayaan publik dalam pemberantasan premanisme, yang berbuat sewenang wenang.

Pewarta*Tim AKPERSI*